Sejarah Singkat Berdirinya MTs N Prambanan

Minggu, 06 Maret 2011

MTsN Prambanan Klaten dinegerikan pada tanggal 16 Maaret 1978. Sebelum dinegerikan MTsN Prambanan bernama PGA 4 TAHUN ( SK Menteri Agama RI nomor : 250 tahun 1971 )

Sejarah singkatnya adalah sebagai berikut :
  • Pada tanggal 19 Juni 1967 para tokoh masyarakat, antara lain :
  • Reksomihardjo        : Ketua
  • Hadisuparto            : Sekretaris
  • Sutijardjo                : Bendahara
  • Muhammad Dalhar  : Anggota
  • Abdul Jusro             : Anggota
telah mendirikan sebuah Badan Hukum berbentuk Yayasan bernama “PENDIDIKAN GURU AGAMA ISLAM PRAMBANAN” dengan akte notaris Nomor : 1/VIII/1966/K/Nrt tanggal 20 Agustus 1966, bertempat di Desa Klurak, Kelurahan Bokoharjo, Kecamatan Prambanan Kab. Sleman Yogyakarta.
  •  Pada TAHUN 1971 PENDIDIKAN GURU AGAMA ISLAM PRAMBANAN (PGA ISLAM PRAMBANAN) alih fungsi menjadi PGA 4 TAHUN sekaligus penegerian, dengan SK Menteri Agama RI nomor : 250 tahun 1971 tanggal 10 September 1971, bertempat di Desa Klurak, Kelurahan Bokoharjo, Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman Yogyakarta 
  • Pada tahun 1978  PGA 4 TAHUN alih fungsi menjadi MTsN Prambanan Klaten, dengan SK Menteri Agama RI  nomor : 16 tahun 1978 bertempat di Desa Klurak, Kelurahan Bokoharjo, Kecamatan Prambanan Kab. Sleman Yogyakarta
  • Pada tahun 1984 MTsN Prambanan Klaten menempati gedung baru yang berdiri di atas tanah milik kas desa Kebondalem lor, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten dengan status sewa
  • Pada tahun 2003 tanah sewa tersebut telah bersertipikat Hak Pakai No. 8 tertanggal 10 Juli 2003

Latar Belakang

Madrasah sebagai Lembaga Pendidikan Islam yang tumbuh dan berkembang seiring dengan masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia, Madrasah tersebut mengalami perkembangan jenjang dan jenisnya seirama dengan perkembangan bangsa Indonesia sejak masa kesultanan, masa penjajahan dan masa kemerdekaan dengan memiliki ciri yang tersendiri.

Dalam masa awal pertumbuhan dan berdirinya Madrasah memiliki ikatan emosional masyarakat telah menyebabkan Madrasah menjadi lebih massif, populis dan mencerminkan gerakan masyarakat bawah, sehingga rasa memiliki (Sense Of Belonging) dan rasa tanggung jawab ( Sense Of Responsibility ) semakin tinggi, karena mereka ikut mendirikan hal ini yang merupakan faktor penting dalam mendukung kelangsungan Madrasah yang ada. Akan tetapi disisi lain adanya kendala-kendala karena rasa memiliki dan mendirikan yang pertama sebagian masyarakat sulit menerima ide-ide reformis, kecuali dalam kondisi terpaksa.
Lembaga Pendidikan MTsN Prambanan berupaya bagaimana lembaga pendidikan ini mampu menjadikan lembaga terdepan bagi masyarakat sekaligus pilihan pertamanya, tentunya usaha ini tidak semudah yang kita bayangkan. Kendala, tantangan dan institusi yang ada perlu dioptimalisasi sehingga komponen-komponen yang ada bisa mendukung yaitu para dewan guru, karyawan, komite madrasah dan masyarakat sekitar serta para pemerhati dalam bidang pendidikan.

Memperhatikan hal diatas perlu dirumuskan program secara konkrit untuk mengantisipasi persoalan tersebut guna memberi Nuansa Ciri Khas Keislaman 5 tahun ke depan.

MTsN Prambanan mencanangkan 6 program utama:

  1. Program  pemberlakuan KTSP
  2. Program peningkatan mutu Akademis melalui 4 mapel Ujian Nasional
  3. Program Penciptaan kerjasama yang hormonis dengan lembaga lain diluar Madrasah
  4. Program pemberdayaan sarana belajar, ruang keterampilan & bahasa serta laboratorium
  5. Program pengembangan pesantren
  6. Pragram peningkatan SDM guru melalui Work Shop KTSP, MGMP
Menghadapi abad ke 21 pembenahan madrasah harus diawali dengan tekad mewujudkan sebagai “Madrasah Unggulan”  yang mampu memadukan kekuatan IPTEK dan IMTAK sehingga mampu menyiapkan “Calon Ulama Cendekiawan”  yang cerdas.

Dengan bekal keterampilan untuk bisa hidup ditengah-tengah masyarakat yang heterogen dan tak menentu. Maka tuntutan mutu pendidikan madrasah perlu direalisasikan. Madrasah yang berjalan apa adanya dan tanpa disertai komitmen terhadap mutu dan unggulan setahap demi setahap akan ditinggalkan oleh pelanggan     ( masyarakat )
                                                                                                                       
Kini peluang telah terbuka. Tinggal mampukah kita wujudkan madrasah yang setara dengan umum, namun dengan nilai Plus Keislaman ? dengan kata lain madrasah mempersiapkan anak didiknya mampu dalam sains dan teknologi dengan nuansa dan identitas keislaman. Bila ini dapat diwujudkan, maka bukan mustahil madrasah akan menjadi “Madrasah Unggulan” seperti yang banyak didambakan orang.

Setiap siswa memiliki beberapa potensi yang perlu dikembangkan, Madrasah memiliki tanggung jawab secara formal. Bagaimana prestasi anak dapat berkembang dengan baik, memberikan keterampilan khusus kepada anak merupakan suatu keharusan bagi penyelenggara pendidikan, sejalan dengan itu, MTsN Prambanan merencanankan program pengembangan keterampilan hidup (life skill) sebagai sarana untuk memberikan bekal kepada peserta didik agar dapat hidup ditengah-tengah masyarakat.

Program pengembangan keterampilan yang akan dikembangkan yaitu keterampilan menjahit, komputer dan otomotif, perlengkapan dan semua alat sudah tersedia. Sedangkan pengadaan gedung / ruangan belum ada, sehubungan dengan itu kami memberanikan diri untuk mengajukan permohonan  agar perencanaan kegiatan bisa berjalan sesuai yang diharapkan oleh pelanggan (masyarakat).

TUJUAN
  • Dasar
    • Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 
    • Peraturan Pemerintah nomor 28 tahun 1990 tentang Pendidikan Dasar]
    • Keputusan Menteri Agama RI nomor 327/93 tentang Kurikulum Madrasah Tsanawiyah 
    • Keputusan Menteri Agama RI nomor 421 tahun 2001 tentang kode etik Pegawai Departemen Agama 
    • Surat Edaran Kepala Kanwil Dep. Agama Prop. Jawa Tengah nomor : KW.11.4/PP.00/1162/2004 tentang pengembangan kelembagaan Madrasah
    • Surat Edaran Kepala Kanwil Dep. Agama Prop. Jawa Tengah nomor:  KW.11.4/PP.00.1/1312/2004 tentang Kalender Pendidikan Th. 2004/2005
  •  Tujuan 
    • Tujuan Umum
      • Untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan kegiatan operasional pendidikan dalam usaha mencapai tujuan pada Madrasah Tsanawiyah Negeri Prambanan Klaten
    • Tujuan Khusus
      • Terselenggaranya tugas pokok dengan baik dalam pengelolaan madrasah yang secara garis besar mencakup :
        • Bidang kurikulum,
        • Bidang ketenagaan,
        • Bidang sarana dan prasarana
        • Bidang pembiayaan/keuangan,
        • Bidang ketatausahaan,
        • Bidang kesiswaan, dan
        • Bidang hubungan Madrasah dengan Masyarakat

 
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Copyright 2010 MTs Negeri Prambanan. All rights reserved.
Themes by Ex Templates Blogger Templates - Home Recordings - Studio Rekaman